Apakah Konten Digital Merupakan Mata Uang Baru?

Posted on 19 Februari 2014

1


Kita sering memikirkan uang adalah mata uang utama dalam bisnis. Ayo Pikirkan lagi…..

Ketika terjadi drama tak berujung Euro dan Bitcoin, mata uang telah banyak menjadi berita akhir-akhir ini. Kebanyakan orang mungkin kenal akan Dolar Amerika Serikat sebagai mata uang yang dominan di  saat ini. Ini mungkin benar di satu sisi ; merupakan mata uang terkemuka saat ini. Apakah uang memungkinkan kita untuk “membeli kepercayaan”? Atau apakah jejak digital seseorang? Bagaimana dengan profil media sosial? Mungkin mata uang yang dominan saat ini adalah, yang secara cerdas dicatat oleh Hugh MacLeod, Obyek Sosial atau banyak dari kita semua menyebutnya konten sosial.

Dominasi web dan perilaku manusia  sebagai hasilnya telah merubah konten sosial menjadi “baru”, semakin penting , dan menjadi “mata uang”. Mari kita pikirkan tentang hal ini: Web memungkinkan untuk pertukaran – transaksi informasi, jika Anda mau. Di masa lalu, transaksi ini terjadi ketika Anda “pergi” langsung ke tujuan. Namun pada tahun 2013, sebagian besar dari kita hidup di era ini dan sekarang menjadi”umpan” – “rumah kami” (Homepage) untuk menemukan konten .

Kita sekarang hidup sepenuhnya di era ekonomi berbagi. Berbagi di dua “Front”. Salah satunya adalah berbagi hal-hal atau jasa milik berbagai teknologi atau fasilitas. “Front” lainnya adalah informasi dikemas dan disajikan sebagai konten untuk: “memimpin” cara berpikir, hiburan , utilitas, atau apapun yang memungkinkan kita untuk memulai dan melanjutkan percakapan antara sekelompok orang dengan siapa kita ingin terlibat.

Era “Like / Follow / Fans” memudar ke “senja hari”. Merek akan terus menumpuk “Like” karena bila lebih besar selalu dianggap lebih baik, tetapi kampanye akuisisi sosial melakukan bisnis dan pelanggan selau merupakan “aktor utama”. Teknologi menghilangkan hambatan antara merek dan pelanggan lebih cepat daripada ketika media sosial pertama dioperasikan sebagai “mesin” untuk koneksi manusia.

Berbagi konten membantu kita terhubung. Koneksi membantu kita terlibat. Keterlibatan mengarah ke hubungan. Hubungan menyebabkan persahabatan dan mungkin kasih sayang. Dalam ekonomi industri, kita berkumpul di depan TV, membaca koran dan majalah, berkumpul di sekitar radio dan melihat “signage” yang “memberi tahu” apa yang harus dipercaya. Dalam ekonomi berbagi, teknologi telah memungkinkan kita untuk berhubungan, terlibat , bertanya, mengkritik atau menyetujui. Manusia adalah makhluk sosial, dan kita masih membutuhkan sesuatu untuk memacu keterhubungan. Konten bertindak sebagai stimulan itu. Konten adalah “mata uang” sejati kita .

Lima Alasan Konten Sebagai Mata Uang Baru:

  1. Konten memiliki makna di luar data/informasi yang menjadi isi. Konten dapat dibagi dan ditukar dengan orang lain untuk memperoleh tambahan pengetahuan seperti mata uang tradisional .
  2. Transaksi keuangan digunakan untuk membeli status. Sekarang, dengan membeli konten orang mendapatkan kepercayaan .
  3. Dalam ekonomi berbagi , obligasi terbentuk melalui pertukaran konten dan  azas  manfaat. 
  4. Konten menciptakan ekuitas seperti saham dan obligasi. Semakin banyak keahlian tentang merek “dibawa ke meja” , semakin banyak  mereka dapat menciptakan bisnis. Keahlian ini ditampilkan dalam bentuk konten.
  5. Definisi mata uang adalah segala sesuatu yang digunakan sebagai alat tukar. Konten bertindak sebagai katalis yang karena ia seperti “broker” pertukaran antara orang-orang dengan kepentingan dan tujuan yang sama .

Disadur dari: http://www.fastcocreate.com/1682995/is-content-the-new-currency

[youtube http://www.youtube.com/watch?v=R-CirZyQZO4]