Rekrutmen: Biar Lambat Asal Selamat atau Biar Cepat Asal Manfaat

Posted on 4 Oktober 2012

1


 

Sering kita berpikir seorang staf berkinerja rendah dapat diselamatkan, kemudian membantu mereka membalikkan keadaan bisa sangat  bermanfaat.
Tetapi jika Anda akhirnya harus melakukan PHK, Anda berutang kepada tim untuk kembali  melihat apakah mempekerjakan orang yang benar-benar bekerja dengan baik :-)
Setelah semuanya berlalu, orang berpikir bahwa staf  “yang tak berguna”  direkrut hanya beberapa bulan yang lalu!
Dalam memikirkan proses perekrutan, simak dulu siapa yang terlibat. Banyak pengusaha yang salah dalam proses perekrutan, karena mereka menghabiskan sebagian besar waktu berbicara tentang perusahaan mereka sendiri dan tidak cukup mendengarkan kandidatnya.

 

Pikirkan tentang  pertanyaan yang akan Anda ajukan. Apa yang tidak Anda ketahui pada wawancara terbukti menjadi sangat penting pada waktunya…. Pertanyaan apa yang harus Anda lakukan?

Pikirkan setelah wawancara, proses sebagai berikut:

  • Apakah Anda memeriksa referensi dari kandidat?
  • Apakah Anda memeriksa karakter kandidat di media sosial seperti Facebook atau Twitter?
  • Apakah Anda membutuhkan tingkat selanjutnya dari evaluasi tersebut?
  • Apakah Anda menjalankan uji coba kandidat (OJT/magang) dengan staf tersebut?
Pertimbangkan segalanya……….”Rekrutlah seseorang dengan hati-hati, namun lakukan PHK dengan cepat” (hire slowly fire quickly) ………..